Nasihat Perkawinan 001

December 12, 2008

Nasihat Perkawinan

Buah Karya:

H. Soeparman Atmosoegondo

SEPATAH KATA DARI PENYUSUN

Buku saku kecil ini merupakan kumpulan dari karya-karya eyang kami, H. Soeparman Atmosoegondo (1908-1996) yang sempat ditorehkan semasa hidupnya, di mana hingga akhir hidupnya beliau tetap menjadi suami yang setia bagi Herawati (1918-1991).

Mulanya kumpulan nasihat perkawinan ini, serta beberapa karya terkait lainnya, diniatkan untuk dibukukan dan dibagikan pada resepsi pernikahan pertama cucu beliau. Akan tetapi karena satu dan lain hal, baru pada tahun 2008 inilah hal tersebut dapat diwujudkan untuk pertama kalinya.

Keseluruhan karya, termasuk gaya bahasa dan contoh yang digunakan, tetap dipertahankan sesuai versi aslinya.

Semoga karya-karya eyang kami dapat berguna bagi Anda semua.

Penyusun

Edisi nol :

Pernikahan pada  (25/07/1999)

Edisi setengah :

Pernikahan pada  (07/01/2005)

Edisi pertama :

Pernikahan pada (14/12/2008)

Versi elektronik juga dapat diunduh dari: http://kawinan.wordpress.com

Hak Cipta dilindungi oleh Undang-undang. Perbanyakan tanpa tujuan komersialisasi boleh dilakukan dengan tetap menyebutkan sumber asli.
KATA PENGANTAR

Kami kumpulkan beberapa judul nasihat perkawinan untuk bahan kita kalau akan memberi nasihat kepada mempelai

Selain dari pada itu dapat digunakan bacaan para remaja yang menjelang pernikahan dan bacaan bagi orang-orang yang sudah berkeluarga agar mengenang kembali masa menjadi mempelai pada masa lampau.

Biasanya orang yang memberi nasihat pada mempelai ialah orang tuayang hidupnya berwibawa dapat menjadi teladan dengan sedikitnya sudah melampaui peringatan kawin perak 15 tahun ke atas ( kawin emas 50 tahun ).

Bahasa yang dipakai dibuat sederhana, artinya dapat dengan mudah dipahami dan dicerna.

Tiap judul nasihat tidak dibuat panjang lebar agar pendengar atau tamu-tamu tidak jemu.

Akhirnya kami mohon kehadirat Allah YME Pengasih dan Penyayang dapat bergunalah buku kumpulan nasihat-nasihat ini sebagai peng-“eling-eling” kita.

Kritikan dan saran untuk perbaikan kami terima dengan senang hati.

Penghimpun adalah pensiunan guru, lahir 1 April 1911.


HAL UNDANG-UNDANG PERKAWINAN

Asas: monogami ( istri satu, suami satu ).

Falsafah Pancasila dan beragama ( Ketuhanan YME ).

Tujuan: untuk melindungi perkawinan untuk menuju rumah tangga yang serasi bahagia sejahtera.

Poligami tidak disetujui persatuan-persatuan wanita seperti Dharma Wanita, Persil, Perwari dsb.

Waktu pejabat tinggi akan poligami, oleh kongres Perwari di Yogyakarta diresolusi, maksudnya jangan berpoligami.

Kalau akan poligami harus ada persetujuan istri dan dapat izin dari Pengadilan Agama setempat dan harus dapat izin dari pejabat.

Kalau terpaksa cerai.

Menurut surat edaran nomor 08/SE/1983: Bila ada perceraian dan ada anak, maka gaji ( pensiunan ) dibagi 1/3 gaji untuk suami, 1/3 gaji lagi untuk istri, 1/3 gaji lagi untuk anak.

Dari majalah Dharma Wanita Agustus 1993 ( Ny. Deliana Ismudjoko, SH )

Kalau digoda hawa nafsu bacalah Al Quran atau berpuasa ( kata ulama ). Obat tradisional saku celana diberi kamper, Insya Allah.

PP No. 45 th 1990 melindungi istri Pegawai Negeri Sipil agar tidak dapat perlakuan sewenang-wenang dari suaminya.


MENCARI HARI AKAD NIKAH

DARI NENEK MOYANG YANG HAMPIR HILANG

Aksara mempunyai neptu ( daya = kekuatan ).

ha . 1 da. 1 pa . 1 ma . 1

na . 2 ta . 2 da . 2 ga . 2

ca . 3 sa . 3 ja . 3 ba . 3

ra. 4 wa . 4 ya . 4 tha . 4

ka. 5 la . 5 nya . 5 nga . 5

Hari dan pasaran punya neptu ( daya = kekuatan )

Perhitungan Wali

Perhitungan Jawa

( kurang sesuai )

Perhitungan mirunggan istimewa,sering dipakai

Minggu

5.00

0.00

1.00

Senin

4.00

1.00

3.00

Selasa

3.00

3.00

2.00

Rabu

7.00

5.00

3.00

Kamis

8.00

4.00

4.00

Jumat

6.00

2.00

3.00

Sabtu

9.00

7.00

2.00

Legi

5.00

0.00

0.00

Paing

9.00

1.00

1.00

Pon

7.00

5.00

1.00

Wage

4.00

3.00

4.00

Kliwon

8.00

2.00

0.00

Memilih hari akad nikah.

Pria: Wiyana, lahir Senin Wage

Wanita : Sukapti, lahir Kamis Pon

Nikah : Sabtu Legi

Pria: W = 4 Wanita : S = 3

S = 3 K = 4

W = 4 + P = 1 +

11 8

Pria + Wanita = 11 + 8 = 19

Hari akad nikah : Sabtu = 2

Legi = 0 +

21 – 11 = 10

Jatuh neptu 10 tidak baik.

Sebaiknya mengambil Kamis Legi = 4 + 0 = 4

Jatuh 19 + 4 = 23 – 11 = 12 – 11 = 1 , jatuh guru ratu terhormat.

Neptu ( daya = pengaruh ) = hari + pasaran + aksara = bersuasana

1 = guru ratu terhormat

2 = gedung besi hemat

3 = lebih prihatin ( susah )

4 = tidur pulas ( kepati )

5 = senang di muka, susah di belakang

6 = guru ratu terhormat

7 = gedung besi hemat

8 = lebih prihatin ( susah )

9 = tidur pulas ( kepati )

10 = lebih prihati ( susah )

11 = tumbuh pekerjaan ( kesurang – surang = rekasa )


ULAR-ULAR PERIHAL TUKAR CINCIN

Hari ini hari yang baik sekali bagi Bapak ……………………………………………………..

sekeluarga, lebih-lebih bagi Nak …………………………..dan Nak …………………………………. Hari detik-detik sejarah hidup bagi ……………………………. dan ………………………………….. tidak boleh dilupakan. Walaupun hanya diadakan upacara sederhana, tapi tidak boleh disepelekan. Para sepuh dan kadang-kadang semua diundang perlu menyaksikan dan memberi doa restu kepada cucunda berdua perlu akan berjanji setia dengan menyematkan “susupe prasetya” ( bahasa Belandanya “trauwering”.

Trau ring. Trau = setia , ring = ali-ali

Maksudnya agar jangan sampai lupa kepada prasetyanya ( janji ).

Susupe. su = linuwih , su + su = sangat berlebihan

pe = pemut , mengingatkan

Maksudnya susupe, peringatan yang sangat berlebihan

Yang dibuat dari susupe dari logam mas indah warnanya. Yang dibuat dari pelikan mas baik murni tidak ada bandingnya, maka dari itu prasetyanya harus lebih baik, lebih penting, lebih tertanam pada rasa indah dan bahagia.

Dasar logam mas itu dihargai dan disenangi oleh orang sedunia. Kalau tukar cincin perak atau tembaga, lebih baik tidak tukar cincin saja !

Namanya ali-ali maksudnya kalau kita sudah memakai ali-ali ( cincin ) itu tidak boleh lali ( lupa ). Harus ingat bahwa kita sudah diikat pada janji. Jadi kalau di perkumpulan atau bersenda gurau ada batasnya, tidak seperti pada masa lampau.

Adapun bangunnya dibuat bulat maksudnya bersama-sama bertekad bulat akan membangun rumah tangga bersama yang sungguh-sungguh. Bentuknya sigar penjalin dan beratnya sama. Kalau cincin dua dijadikan satu berbentuk bulat gilig kepleng, memberi perlambang gilig ( bulat ), pembicaraan tidak boleh “benceng cuweng ngalor ngidul”.

Di bagian dalam ada tulisan sendiri-sendiri. Yang dipakai Nak ………………………….ada tulisannya ……………………………dan yang dipakai Nak ………………………………… ada tulisannya ………………………….. Tanggalnya perlu juga ditulis, karena hari itu hari istimewa buat Nanda sekalian. Nama orang yang tertulis di cincin tersebut tidak boleh dilupakan ( aja lali ).

Cincin tersebut harus dipakai terus, karena selain mengingatkan kedua-duanya, juga boleh menolak setan yang akan menggoda. Maka dari itu tidak boleh dilepas sampai tua bangka ( kaki-kaki dan nini-nini ).

Pemakainya adalah jari manis kiri, mempunyai peringatan bahwa salah tingkah kita yang manis dan kalau menulis selalu kelihatan karena tangan kiri memegangi kertas.

Lha kok tidak dipakai tangan kanan ??!?

Tangan kanan itu untuk bekerja dan untuk salaman jadi merepotkan. Ini berarti walaupun kita sudah diikat kekasihnya tetapi bekerja tidak boleh dilupakan, karena hasilnya bekerja untuk hidup bersama, hidup gotong-royong.

Sekarang cincin sudah ditaruh dalam baki yang diikuti bunga melati sejodo, kantil sejodo, kenangan sejodo, mawar sejodo. Semua ini bermaksud keduanya jadi adi jodoh harum baunya atau jadi ketimbangan berarti sama beratnya.

Salah satunya ( masing- masing ) tidak boleh menonjolkan akunya., artinya : aku sugih, aku pangkat, ningrat dsb.nya. Kalau jadi jodohnya lalu sama-sama.

Penutup kata semoga cucunda sekalian yang sudah saling prasetya tidak ada aral suatupun sampai pada peresmian yang dilindungi Undang-undang.

Cukup sekian, kalau ada salahnya mohon maaf.

Wassalam.


SERAH TERIMA MEMPELAI

Dari mempelai pria.

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Bapak Sastro Utomo dengan keluarga yth.

Hadirin yth.

Assalaamualaikum Wr.Wb.

Memberitahukan dengan hormat dan penuh khidmat bahwa Bapak Ibu Kartoredjo ( bapak mempelai pria ) karena sesuatu hal maka beliau tidak dapat datang, maka dari itu kami sebagai wakil beliau mohon maaf sebesar-besarnya dan menyampaikan salam bahagia dengan doa semoga sukses adanya.

Hadirin yth.

Kami wakil dari rombongan mengucapkan salam hangat Assalamualaikum Wr.Wb.

Bapak Sastro Utomo ayah mempelai wanita yang terhormat,

Kami berterima kasih atas sambutan yang sederhana dan meriah dengan disaksikan para undangan para sepuh-sepuh yang sangat menaruh minat dan perlu menyaksikan dan memberi restu kepada mempelai.

Bapak Sastro Utomo yth,

Kami pada hari ini bermaksud menyerahkan mempelai pria dengan pengharapan diterima sebagai menantu dan sekaligus sebagai keluarga Bapak. Lain dari pada itu, apabila anak kami berlaku tidak berkenan, harap diberi nasihat demi kebaikan mereka sendiri.

Demikian, kalau ada kekhilafan dan kekurangan, kami serombongan mohon maaf sebesar-besarnya.

Wassalamualaikum Wr.Wb.

Sambutan dari wakil mempelai wanita

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Hadirin yth., terutama rombongan dari mempelai pria.

Saya dari wakil keluarga mempelai wanita Bapak Satro Utomo menyampaikan salam.

Assalamualaikum Wr.Wb.

Kepada rombongan mempelai pria saya ucapkan selamat datang dan sejahtera. Begitu pula kepada mempelai pria saya ucapkan selamat bahagia.

Memang kalian saya tunggu-tunggu dan juga berdoa semoga di perjalanan tidak ada aral melintang. Maka akhirnya kalian datang dengan selamat. Saya merasa lega dan bersyukur kepada Allah SWT atas lindungan dan rahmat-Nya.

Wakil rombongan manten pria yth.,

Harap menjadikan periksa bahwa manten pria bernama Suwandi sudah kami terima dengan senang hati. Dia sudah saya ambil menantu dan tidak saya bedakan dengan anakku sendiri. Harapan kami besan kami Bapak Kartoredjo sekeluarga dapat menjadi saudara yang erat hubungannya.

Demikianlah sambutan penerimaan mempelai dan kalau kiranya kurang berkenan maupun kata-katanya kami mohon maaf sebesar-besarnya.

Marilah kita berdoa: mambaca Al Fatihah ………. lalu berdoa:

Allahumma shalli ‘ala sayidina Muhammad

Rabbana atina fiddun ya hasanah

Wafil aakhiroti hasanah Wakina ‘adza bannaar.

Amin.

Wassalamualaikum Wr.Wb.


SAMBUTAN DARI WAKIL YANG PUNYA HAJAT

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Yang terhormat Bapak Bupati beserta ibu

Yang terhormat Bapak Direktur RS Islam

Yang terhormat Bapak-bapak Dokter beserta ibu sekalian

Hadirin yth.,

Assalamualaikum Wr.Wb.

Kami panjatkan puji syukur atas nikmat dan rahmat Allah SWT kami dapat berkumpul dengan selamat dan sejahtera. Kita dapat meramaikan dan membahagiakan mempelai Sulantini ( bukan nama sebenarnya ) dengan Sumardi

( bukan nama sebenarnya ).

Hadirin yth.,

Kami atas nama Bapak Darmobroto sekeluarga beserta besan Bapak Suwondo sekeluarga menyampaikan banyak terima kasih kehadiran Bapak-bapak dan Ibu-ibu sekalian yang terhormat.

Kami sampaikan selamat datang sejahtera kepada Bapak-bapak dan Ibu-ibu yang sudah mengorbankan waktu untuk memenuhi undangan kami. Hal tersebut menjadikan senang hati kami yang tak hingga. Selain dari pada itu, kita menunjukkan perhatian Bapak Ibu kepada mempelai juga mempererat persaudaraan dan solidaritas kita.

Hadirin yth.,

Bapak Darmobroto sekeluarga adalah orang beruntung, putra putri 3 orang sudah menjadi sarjana semua dan sudah bekerja semua dengan menduduki jabatan penting-penting.

Hal tersebut adalah buah hasil keprihatinan Bapak Ibu Darmobroto yang berumah tangga sangat harmonis bertakwa dan beriman kepada Allah. Sudah sepantasnya dapat gelar keluarga teladan.

Yang terakhir bungsunya Nak Sulantini, dokter yang sedang mengambil spesialis. Suaminya ( mempelai pria ) juga sedang mengambil spesialis mata.

Kepada mempelai berdua kami sengaja tidak memberi nasihat sebab sudah lebih pandai dari kita. Hanya kami minta dengan hormat agar selalu ingat kepada Tuhan dan banyak-banyak berbuat sosial kepada orang kurang mampu ( IDT ).

Hadirin yth.,

Silakan menikmati hiburan tarian dari Solo yaitu yang dibawa besan. Kami menyampaikan banyak terima kasih. Kalau hadirin kurang berkenan harap dimaafkan. Penarinya pelajar SMP.

Selain dari pada itu silakan menikmati hidangan ala kadarnya. Kalau kurang memenuhi selera Bapak Ibu kami mohon maaf adanya.

Hadirin yth.,

Sekarang tiba saatnya Bapak-bapak Ibu-ibu bersalaman dan memberi doa restu kepada mempelai berdua.

Kami menyampaikan banyak terima kasih atas sumbangan ucapan doa, pikiran tenaga moril dan materiil Bapak-bapak Ibu-ibu dan saudara-saudara sekalian.

Akhirnya kami mohon maaf segala kekurangan dan kekhilafan dalam penerimaan kami. Wassalamualaikum Wr.Wb.


NASIHAT PERKAWINAN – 1

Bismillahirrahmaanirrahiim

Bapak-bapak Ibu-ibu yang kuhormati

Saudara-saudara dan anak-anakku yang kusayangi

Assalamualaikum Wr. Wb.

Hari ini, kami bersyukur atas nikmat taufik dan hidayah-Nya, kami bersama dengan Bapak-bapak Ibu-ibu handai taulan dapat menghadiri resepsi pernikahan yang diadakan di gedung …………………………………………………………

Hadirin Yth.

Lebih dahulu saya ucapkan selamat berbahagia dan sejahtera kepada ananda ……………………………………………………. beserta besan dan saya ucapkan kepada cucunda mempelai berdua, semoga selamat bahagia dan sejahtera dalam mengarungi bahtera hidup baru. Amin.

Saya sebagai orang tua sebetulnya memberi uwur (rejeki) dan sembur (nasihat). Tetapi memberi uwur sudah tidak mampu, maka dari itu akan memberi sembur dalam pengalaman uwur…………………………tahun.

Sekarang nasihat saya sampaikan kepada cucunda mempelai berdua, adapun Bapak-bapak dan Ibu-ibu atau Saudara-saudara mendengarkan boleh juga barangkali ada gunanya kelak.

Cucuku mempelai berdua yang tersayang,

Rumus matematika 1 + 1 = 2 itu betul, tetapi buat rumus perkawinan salah, yang betul 1 + 1 = 1

Artinya suami + isteri = satu garwa satu keluarga suami sigar (setengah) nyawadan isteri sigarnya nyawa.

Jadi suami isteri adalah nyawa satu.

Nama pun lebur jadi satu misalnya Pak Sastro dan Bu Sastro.

Adat kebudayaan Madura lain lagi meleburnya suami isteri masing-masing memakai nama anak pertama, misalnya anak pertama bernama Aminah (perempuan), lalu suami bernama Pak Aminah isterinya bernama Bu Aminah.

Mengenai hasil bekerja dari suami dan isteri juga menjadi satu dinamai kekayaan gana gini.

Tujuan perkawinan adalah membentuk keluarga bahagia dan sejahtera berdasarkan (berazas) cinta.

Kita dapat menjadi bahagia kalau suami isteri saling membahagiakan saling menghormati saling menghargai.

Dan sejahtera dapat dicapai dengan gotong royong.

Ada pepatah Jawa rukun agawe santosa (bahasa Indonesianya Bersatu kita teguh) sebaliknya bercerai kita jatuh miskin.

Kita dapat mengadakan perkawinan adalah dengan ada rasa cinta.

Rasa cinta sebagian kecil yang diberikan Tuhan YME kepada kita yang tidak boleh dipadamkan, artinya harus diingat sampai tua bangka.

Kita lahir di dunia pada dasarnya dari cinta suami isteri yang dirihoi oleh Tuhan Maha Asih.

Ibu tengah malam bangun menyusui, mengganti popok, menyuapi mendidik sampai dewasa semua itu dasarnya cinta.

Suci tidak mengharap balasan.

Bapak menggendong, membelikan baju, menyekolahkan sampai fakultas ini semua dasarnya dari cinta dan kesetiaan hati memenuhi amanat Tuhan Maha Kuasa.

napi yang membunuh isterinya merusak hati dan menggoncangkan jiwa anaknya adalah sudah tidak ada cinta lagi.

Selain hidup kita berazas cinta menuju kebahagiaan dan kesejahteraan, harus menurut perintah agama agar di dunia khasanah dan di akhirat khasanahnya juga.

Sekarang apa kewajiban suami ?

Kewajiban suami ada 4 Ng, yaitu :

Ngayomi artinya memberi rumah atau rumah kontrakan

Ngayani artinya memberi nafkah semua hasil kerja diberikan kepada isteri

Ngayemi dapat tercapai kita berlaku baik dan jujur lebih utama kalau suami aktif kepada agama

Ngasihi artinya cinta lahir maupun batin.

Kewajiban isteri 4 Ng juga :

Ngabekti artinya menghormati dan gemati (memperhatikan)

Ngopeni artinya menerima nafkah dengan hemat bermanfaat membelanjakan uangnya. Gemi nastiti.

Ngemong artinya mendidik anak tanpa absen.

Ngrumat artinya menguasai rumah tangga dengan baik.

Demikianlah nasihat-nasihat dari nenek moyang kita. Wassalam,


NASIHAT PERKAWINAN – 2

Bismillahirrahmaanirrahiim.

Bapak-bapak Ibu-ibu Yth.

Anak-anakku dan cucu-cucuku yang kusayangi

Assalamualaikum Wr. Wb.

Kami bersyukur alhamdulillah kepada Allah swt. yang mana kami sudah umur ……………. tahun masih diberi kesempatan menghadiri resepsi pernikahan cucu kami…………………………………………………………………….

Sebelum kami memberi nasihat, lebih dulu kami ucapkan selamat bahagia dan sejahtera kepada Nanda ………………………………………………..sekalian beserta besan yang sekarang ini melaksanakan tugas mengadakan peralatan pernikahan putranya yang sebut dalam peribahasa anak molah bopo kepradah.

Kepada cucunda mempelai berdua menyampaikan selamat bahagia dan sejahtera dalam mengarungi bahtera hidup baru.

Bapak-bapak ibu-ibu yth. Nasihat perkawinan yang akan kami sampaikan ini adalah kutipan dari buku Basa Djawi yang biasa dipakai Sekolah Guru ( Kweek School ) karangan Mangku Negara IV berupa tembang dandang gula.

Sumarmane denta laki rabi

Biasakna sih sinihan

Nganti kaken-kaken ninin-ninin

Kadya endut lan banyu

Atut runtut sabaya pati

Lir mimi lan mituna

Densta gendon rukon

Samya samad sinandakan

Gotong royong ing satengahing wot rumpil

Iku kang linuwih mulya

Bapak-bapak Ibu-ibu Yth.

Sumarmane = besike. Sumarmane denta laki rabi = sebaiknya kita bersuami istri itu biasakan cinta kasih – kasih sayang – saling mencintai dan saling menghargai sampai kaken-kaken ninin-ninin, sampai tua bangka.

Endut = lumpur. Kadya endut lan banyu = seperti lumpur dan air, ke mana lumpur pergi air mengikuti.

s

Atut runut sabaya pati = bersama-sama suka duka hidup mati bersama.

Lir mimi lan mituna = seperti mimi dan mituna. Mimi dan mituna itu sebangsa ubur-ubur ikan laut yang mengeluarkan bisa gatal-gatal. Jepang suka pada ikan ini entah buat apa.

Dikatakan bahwa mimi itu perempuan lumpuh tapi matanya tajam ( awas ). Mituna buta matanya tapi kakinya kuat. Kedua binatang ini kalau cari makan gendong-gendongan ditertawai anak-anak.

Begitulah sebagai perlambang hidup bersama suami istri. Kata nelayan: kalau mimi dan mituna dipisah, keduanya mati semua.

Denta gendon rukon.Denta = begitu Gendon = rukon Jadi gendon rukon = sangat rukun sekali.

Bapak-bapak Ibu-ibu yth,

Kita bisa rukun kalau sama-sama jujur.

Yang dinamai jujur itu, pamit dari rumah ke kantor lalu kalu pulang langsung ke rumah, tidak boleh mampir-mampir. Kalau ada keperluan ya pamit lagi. Boleh atau tidak terserah sang garwa ( sigaraning nyawa ). Sebab suami istri itu satu nyawa.

Kalau suami terima gaji semua diberikan kepada istri sebab istri itu kata orang-orang tua dahulu sebagai pedaringan ( pemegang administrasi ). Ini sesuai dengan upacara kacar kucur. Nah, kalau kan beli pakaian atau menyokong keluarga tidak mampu harus minta kepada istri dengan musyawarah mufakat.

Samya samad sinamadan = saling rasa merasakan. Misalnya suami sakit istri ikut susah beruaha menyembuhkan penyakitnya. Kalau hanya masuk angin ya digosok dengan minyak kayu putih.

Gotong royong ing satengahing wot rumpil.

Iku kang luwih mulya.

Gotong royong artinya kerja sama. Tidak boleh istri sibuk bekerja suami enak-enakan seperti Woro Kanjeng saja.

Yang cocok gotong royong itu kalau istri bekerja seperti babu, suami ya membantu kerja seperti jongos.

Bapak-bapak Ibu-ibu Yth.

Saya pernah membaca di majalah Dharma Wanita. Kata dr. Ainun Hasni Habibi bahwa Pak Habibi pinter masak- masak dan cuci-cuci. Waktu di Jerman Pak Habibi tidak punya pembantu ikut masak-masak yang disukai membuat nasi goreng. Dan tidak segan-segan Pak Habibi mencuci popok putranya ( Ilham Akbar dan Tarek Kamal ).

Menurut pendapat kami bekerja di rumah sendiri bekerja kasar maupun kerja halus di rumah sendiri dalam hidup serba susah adalah sikap yang baik dan mulia. Pantas dicontoh untuk teladan bagi mempelai ( keluarga ) yang baru saja mengarungi bahtera hidup.

Hal tersebut harus ditempuh dengan sabar dan berdoa kepada Tuhan YME.

Sekian, kalau ada salahnya mohon maaf adanya.

Wassalam,


JADI MEMPELAI

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Hadirin yth.

Assalamualaikum Wr.Wb.

Kami bersyukur kepada Tuhan YME atas nikmatnya sekarang ini kami dapat berkumpul dan menyaksikan mempelai berdua ( sepasang mempelai ). Semoga Allah SWT melimpahkan rahmatnya.

Hadirin yth.,

Sepanjang hidup manusia ini ada tiga peristiwa penting yang perlu diperhatikan dan diperingati yaitu: kelahiran, jadi mempelai dan kematian.

Di antara ketiga peristiwa tersebut yang terpenting dan yang dimeriahkan adalah jadi mempelai. Ada orang yang bilang, jadi mempelai itu seperti jadi raja sehari . Memang betul, mempelai berpakaian seperti raja dan duduk bersanding seperti raja dengan sang permaisurinya.

Ada juga yang bilang, jadi mempelai itu masa ploncoan ( perkenalan ) biar tidak malu-malu lagi, tetapi hal tersebut sekarang tidak perlu lagi, karena biasanya mempelai sudah tunangan lebih dahulu.

Biayanya banyak, seperti: undangan, gedung, merias mempelai dan merias kwerde, konsumsi dan hiburan. Hal tersebut tidak apa-apa, sudah kewajiban orang tua untuk menyenangkan anak. Peribahasa Jawa, anak molah bapak kepradah. Artinya anak yang punya PR bapak yang mengerjakan. Kata ‘bapak’ di sini kurang tepat, betulnya ayah. Artinya mengandung maksud terima ayahan atau pekerjaan.

Harapan orang tua kepada anaknya, jadilah anak anung aning dita, artinya anak yang memenuhi kudangan orang tua, yaitu hidup senang bahagia serta sejahtera aman sentosa, tertib dan damai. Tertib artinya tata tentrem, damai artinya bermusyawarah ( demokrasi ), mufakat. Jadi tertibnya tidak dengan paksaan.

Hiburan biasanya diadakan supaya tamu tidak selalu melihat mempelai saja. Kalau diadakan tari-tarian, tari Bondan yang memperlihatkan kecakapannya menari di atas kendi, dan tari Janaka Cakil yang maksudnya mengusir hawa nafsu atau Batara Kala yang akan menggoda manusia.

Tamunya banyak sekali, kursi tidak mencukupi maka dari itu sesudah bersalam-salaman dan mencicipi hidangan yang disediakan secara prasmanan, mereka lalu pulang.

Waktu tamu bersalaman mengucapkan selamat bahagia, selamat menempuh hidup baru, selamat dan rukun sampai kaken-kaken ninen-ninen dsb.

Jadi kesimpulannya, semua tamu mohon kepada Tuhan agar mempelai selamat bahagia dan sejahtera. Doa restu orang banyak, insya Allah Tuhan mengijabahi.

Selain para tamu memberi doa restu, memberi kado atau amplop isi uang juga.

Acara terakhir foto bersama keluarga dan para anggota yang ikut merayakan. Tentu saja fotografernya orang yang ahli dan berpengalaman, agar hasilnya tidak rusak. Semua foto untuk dokumen dan untuk peringatan kedua mempelai agar tidak mudah melupakan janjinya.

Demikianlah kita menyenangkan hati anak kita, karena perkawinan adalah masa akan mandiri. Orang tua sekarang tugasnya tut wuri handayani.

Lain dengan adat istiadat orang Madura pedesaan Jawa Timur, yang dimeriahkan bukan masa jadi mempelai melainkan masa anaknya dikhitan ( sunatan ). Mereka menyewakan sawahnya dan menjual ternaknya ( kerbau atau sapi ) untuk biaya peralatan ( punya kerja ). Ada yang nanggap Ludruk Tandak atau pengeras suara ( gamelan lokananta ) sehari semalam suntuk. Terima sumbangan uang dicatat. Esoknya anak yang akan dikhitankan dinaikkan kuda kecil, namanya kuda kencak, yang dapat menari. Lalu anak tersebut diarak diikuti gamelan menuju ke rumah Lurah atau kakeknya. Tentu saja sepanjang jalan banyak orang melihat karena sangat ramai dan meriah.

Saya pernah bertanya kepada mereka, mengapa yang dirayakan besar-besaran pada waktu anak dikhitan? Maka jawabnya, khitanan kan hanya satu kali.

( anekdot=lelucon ).

Demikianlah adat kita menyenangkan anak-anak kita.

Sekian.

Wassalam.


NASIHAT PERKAWINAN – 3

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Bapak-bapak dan Ibu-ibu sekalian yth.,

Saudara-saudara sekalian yang kusayangi,

Assalamualaikum Wr.Wb.

Hadirin yth.,

Saya datang ke resepsi pernikahan ini atas undangan Bapak Dwidjo yaitu yang punya hajat, untuk memberi doa restu dan sekedar nasihat kepada mempelai berdua, Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami. Semoga nasihatku ini berguna bagi mempelai.

Lebih dahulu kami ucapkan selamat bahagia dan sejahtera kepada Bapak Dwidjo beserta besan yang sudah menunaikan tugasnya dengan meriah.

Kepada mempelai berdua kami sampaikan selamat menempuh hidup baru dengan rukun dan bahagia.

Hadirin yth.,

Yang akan kami sajikan ini berupa tembang Sinom karangan Mangku Negara IV, tapi tidak akan kami tembangkan karena suara sudah tidak merdu lagi.

Tembang ini saya catat dari nasihat Ny. Hartono Surabaya waktu memberi nasihat kepada mempelai di gedung Lumajang.

Swargane wong jejodoan

Ati loro dadi siji

Dudu banda dudu rupa

Nyenyubur katresnan lan sih

Welinge kaki nini

Sadurunge pada daup

Lekna mripat sing amba

Suwise daup wajib

Remna rapet pandengan nyawiji garwa

Orang bersuami istri bisa hidup seperti si surga, hidup bahagia sejahtera, kalau hati suami istri cocok ( sesuai ) satu hati, satu asas, satu tujuan. Bukan karena kekayaan dan bukan rupa yang cantik yang kita cari melainkan menghidupkan cinta kasih dan saling mencintai, saling menghargai. Pesan kaki dan nini, sebelum menikah bukalah matamu lebar-lebar, sesudah ijab harus pejamkan matamu rapat-rapat dan hanya melihat istrimu saja.

Orang laki-laki itu kalau melihat orang cantik bisa jatuh ( apes ). Orang perempuan melihat kekayaan atau rayuan bisa jatuh juga.

Hadirin yth.,

Kami lanjutkan nasihat kami dengan tembang Kinanti

Begulan ana tetelu

Tumrape wong pala krami

Pisan iku Butarepan (= cemburuan )

Pindo demen nanding-nanding

Telu nggugu wewodulan

Nedya mbubrah pala krami

Orang bersuami istri itu ada godaan tiga macam yaitu:

1. Butarepan ( cemburuan ), mula-mula asalnya karena suami menyeleweng bepergian dengan perempuan lain.

2. Nanding-nanding, mengatakan istri orang lain lebih pandai, lebih cantik kalau dibandingkan istrinya sendiri. Hal ini dapat menyakitkan hati.

3. Selalu menerima laporan pihak ketiga yang akan menghancurkan rumah tangganya.

Begitu pula dari pihak istri, tiga macam godaan jangan sampai terjadi.

Kalau sudah menjadi suami istri, mertua dianggap seperti orang tua sendiri, dan harus pintar mengambil hatinya.

Ada ceritanya, di rumah si Anu ketamuan mertua laki-laki sudah dua hari tidak suka mesem, selalu tutup mulut. Menantu perempuan bingung, sudah dibelikan ayam Kentaki, dimasakkan yang enak-enak, masih tetap cemberut. Lalu menantu perempuan itu mengerti kesukaannya mertua ialah rokok Gudang Garam.

Maka dibelikan 2 pak rokok Gudang Garam.

Waktu menyampaikan rokok, menantu perempuan itu berkata,” Ini Pak, rokok pembagian. Tiap-tiap hari Senin Gudang Garam membagi-bagi rokok. Saya ingat Bapak suka rokok, lalu saya minta dua.”

Mertua laki-laki itu menyambut rokok sambil berkata,” Terima kasih. Mantuku memang wanita pintar, mengerti kepada orang tua. Moga-moga pinaringan rejeki sing akeh ( semoga diberi rejeki yang banyak).”

Anaknya sendiri menyahut,” Kalau Bapak ingin sehat, kurangi rokoknya. Besok lusa tanggal 12 November Hari Kesehatan Nasional. Orang-orang Indonesia dilarang merokok sehari semalam.”

Sekian, maafkanlah kalau ada kesalahan uraian kami.

Wassalam.


DOA UNTUK MEMPELAI BERDUA

( di tempat pelaminan )

disampaikan oleh bapaknya atau wakilnya

Audzu billah himinas syaithon nir rojiim.

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

1. Allahumma shalli wa salim ‘ala sayidina Muhammad wa ‘ala ali sayidina Muhammad.

2. Ya Allah Yang Maha Bijaksana, tunjukkanlah kami jalan yang lurus agar kami dapat bekerja dengan baik dan jauhkanlah dari godaan iblis.

3. Ya Allah Yang Maha Kasih Sayang, kasihanilah kami dan kami harap rahmat dan berkah-Mu, ya Allah.

4. Sungguh Allah dan para malaikat serta para orang beriman berselawat dan bersalam kepada Nabi Muhammad SAW.

5. Ya Allah Raja seru sekalian alam, ampunilah Eyang-eyang Putri dan …………………..

( dari mempelai putri ) dan Eyang-eyang Putri dan ………………. ( dari mempelai pria )

Kasihanilah mereka, maafkanlah mereka.

6. Ya Allah, ya Tuhan kami pemilik kekayaan dan pemberi nikmat. Engkaulah tempat berlindung dan pemberi tempat yang aman bagi kami yang ketakutan.

7. Ya Allah, ya Tuhan kami. Jadikanlah kami golongan orang-orang bahagia, luas rejekinya dan beri petunjuk pada kebajikan dan jauhkan dari bencana.

8. Ya Allah, berilah kami kekuatan dan kesehatan jiwa raga agar tenang dan tentram untuk mencapai berumah tangga harmonis ( sakinah ).

Wassalamualaikum Wr.Wb.

Hello world!

December 12, 2008

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.